Pengertian, Macam - Macam dan Fungsi Slot Expansi Pada Motherboard
Pengertian, Macam - Macam dan Fungsi Slot Expansi Pada Motherboard | Referensi terbaru di 2017 via web Panduan Komputer. Rekomendasi konten lengkap terbaik. - Panduan Komputer. Artikel ini di beri judul Pengertian, Macam - Macam dan Fungsi Slot Expansi Pada Motherboard. Konten ini untuk anda pembaca setia https://panduankomputer-id.blogspot.com/. Bagikan juga postingan Pengertian, Macam - Macam dan Fungsi Slot Expansi Pada Motherboard terbaru ini ke media kalian. Supaya blog seputar Panduan Komputer dan website terkait serta kamu mendapat manfaat dari info ulasan Panduan Komputer di 2017 ini. Langsung saja baca dan simak mengenai Pengertian, Macam - Macam dan Fungsi Slot Expansi Pada Motherboard di bawah ini dari situs web Panduan Komputer.
Feriantano S Education
Rabu, 16 April 2014 13.37 Slot merupakan bagian dalam sebuah system komputer yng Amat umum serta Selalu tersedia. Slot ini bermanfaat menjdai tempat bagi atau bisa juga dikatakan untuk meletakkan ataupun memasang perlengkapan tambahan bagi komputer Kamu. Slot pendapat dari kebutuhan serta kemampuannya sudah dibeda-bedakan, disesuaikan yang dengannya kebutuhan dari system itu sendiri.
Misalnya, sebuah komputer biasa tak butuh mempunyai slot bagi atau bisa juga dikatakan untuk EISA bagi atau bisa juga dikatakan untuk SCSI, akan tetapi server Amat butuh fasilitas slot ini. Menjadikan bagi Kamu yng ingin mempunyai server, ada baiknya bagi atau bisa juga dikatakan untuk memperhatikan fasilitas slot yng tersedia pada motherboard yang telah di sebutkan. Masing-masing slot dibedakan pendapat dari bentuk, kecepatan, serta fasilitas yng dimilikinya. Serta setiap slot yng tersedia dalam sebuah motherboard akan memberi pengaruh harga serta kinerja dari system itu sendiri.
Sebuah komputer tak lepas dari motherboard, selain tempat bagi atau bisa juga dikatakan untuk memasang Processor serta memory, pula terdapat tempat pemasangan card lain-lainnya semisal VGA Card, Sound Card, Modem Card, LAN Card dll.
Dalam perkembangannya komputer mengalami perkembangan, semisal halnya bagi atau bisa juga dikatakan untuk slot VGA, mengalami perkembangan dari slot EISA mempergunakan card VGA Mono chrome, lantas VGA color berkembang yang dengannya slot ISA, serta berkembang terus VGA terpisah dari slot ISA menjadi Slot AGP 2x, 4x hingga yang dengannya AGp 8x, serta terus mengalami perkembangan hingga saat ini dikenal yang dengannya Slot PCI-Express bagi atau bisa juga dikatakan untuk VGA card.
Jenis - Jenis serta Fungsi Slot Expansi Pada Motherboard
1. ISA (Industry Standard Architecture)
Slot ini merupakan yng paling umum tersedia pada motherboard, lantaran ISA merupakan slot orisinil dari sebuah motherboard. Slot ini mulai dipergunakan mulai dari jamannya 286 hingga era ini.
Andai Kamu melihat pada system motherboard Kamu (motherboard jenis biasa), maka slot yng paling panjang merupakan ISA. Akan tetapi andai seluruh slotnya berukuran percis, itu tandanya slot yng ada pada motherboard Kamu adaah ISA seluruh.
8-bit ISA mempunyai nilai transfer rate 0,625 MB/sec. Sedangkan system yng tidak sedikit dipakai era ini lebih tidak sedikit mempergunakan 16-bit ISA yng mempunyai nilai transfer rate 2 MB/sec. Sebetulnya nilai ini tak pula dikatakan besar. Akan tetapi berhubung card yng terpasang rata-rata tak memerlukan kecepatan yng lebih dari ini, maka slot ini dianggap masih cukup kompatibel.
2. EISA (Enhanced Industry Standard Architecture)
EISA lebih tidak sedikit dipakai dalam system server. Lantaran slot ini memanglah sengaja diperuntukkan bagi atau bisa juga dikatakan untuk meng-handle pekerjaan yng lebih berat dari ISA. EISA mempunyai fitur bus mastering yng bisa membuatnya bekerja tanpa membebani kerja CPU. Semisal card yng mempergunakan slot ini merupakan SCSI card. Berhubung slot ini tak mengganggu kerja CPU, maka slot ini cukup tepat bagi atau bisa juga dikatakan untuk dipakai dalam menaikan kecepatan kerja komputer Kamu.
3. MCA (Micro Channel Architecture)
Slot ini pertama kali diperkenalkan oleh IBM. Semisal EISA, MCA mempunyai 32-bit serta bisa atau mampu melakukan bus matering pula. Akan tetapi, MCA mempunyai keterbatasan. Andai pada EISA Kamu bisa memasang card ISA, pada MCA card ISA tak bisa dipasangka di dalamnya. Walaupun demikian, MCA bisa otomatis mengenali jenis card yng dipasang ke dalamnya serta langsung melakukan konfigurasi dasar. MCA pula lebih kuat menghadapi gangguan listrik serta mengurangi error yng kadang terlaksana pada slot lain. Di sayangkan, slot ini sudah menjadi sejarah, yng pengertiannya tak dipergunakan lagi era ini.
4. VESA (Video Electronics Standard Association)
Sesuai yang dengannya namanya, slot ini memanglah dipakai bagi atau bisa juga dikatakan untuk keperluan grafis yng butuh kecepatan tinggi, semisal video card. Transfer rate yng dimiliki oleh VESA sendiri merupakan 132 MB/sec. Dasarnya memang percis yang dengannya ISA slot, akan tetapi VESA mempunyai slot tambahan di belakangnya menjadikan total panjang yng dimiliki VESA lebih besar 4 inci dari ISA slot
5. PCI (Peripheral Component Interconnect)
PCI dikembangkan oleh Intel. Oleh lantaran itu, slot ini Amat umum terdapat pada motherboard yng mempergunakan prosesor Intel. Kecepatan yng dimiliki PCI hamper percis yang dengannya VESA, akan tetapi spesifikasi lain-lainnya berbeda.
Pada PCI, Kamu tak akan direpotkan yang dengannya masalah konfigurasi. Karena PCI bisa melakukan konfigurasi otomatis. Berawal dari kelebihan PCI ini dia, konsep Plug and Play mulai diperkenalkan. Sejak kemunculan-nya sekitar tahun 1992, bus PCI masih dipakai hingga saat ini, sampai-sampai keluar versi terbarunya yakni PCI Express (add-on).
6. PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association)
Yng Amat mencolok dari slot ini merupakan bentuk card yng akan masuk ke dalamnya, yakni cuma sebesar kartu kredit. Umumnya slot ini cuma terdapat pada perangkat yng mempunyai mobilitas tinggi, semisal notebook. Akan tetapi, era ini telah tidak sedikit pula PC yng menyediakan slot PCMCIA. Yang dengannya mempergunakan interface 68 pin, slot ini umumnya disediakan menjdai fitur ekspansi dari sebuah system.
PCMCIA tersedia dalam banyak sekali tipe pendapat dari ketebalannya. Tipe 1 mempunyai ketebalan sebesar 3,3 mm serta umumnya berfungsi menjdai RAM ataupun flash memory. Tipe ini paling Suka terdapat pada PDA ataupun kamera digital. Tipe 2 mempunyai ketebalan 5 mm serta umumnya berfungsi menjdai modem ataupun adapter. Tipe 3 merupakan tipe yng paling tebal (10,5 mm).
Umumnya berfungsi menjdai alat tambahan semisal harddisk. Umumnya andai Kamu mempunyai slot PCMCIA tipe 3, Kamu bisa pula mempergunakan peripheral yng mempergunakan tipe 1 serta 2, dikarenakan ketebalannya. Setiap slot butuh jalur komunikasi yng dipakai bagi atau bisa juga dikatakan untuk menghubungkan card yang dengannya CPU. Jalur komunikasi ini terdiri atas IRQ, DMA, serta memory address.
Title: Pengertian, Jenis - Jenis serta Fungsi Slot Expansi Pada Motherboard Date: 2014-04-16T13:37:00+07:00 Rating: 4.5
Source Article and Picture :
www.tutorialcarakomputer.com
Seputar Pengertian, Macam - Macam dan Fungsi Slot Expansi Pada Motherboard
Terima kasih telah membaca Pengertian, Macam - Macam dan Fungsi Slot Expansi Pada Motherboard. Semoga pos dari situs web Panduan Komputer berguna dan memberi manfaat. Baik untuk anda dan buat website
Panduan Komputer. Silakan berbagi ulasan Pengertian, Macam - Macam dan Fungsi Slot Expansi Pada Motherboard tadi ke situs web media anda. Bagikan artikel dari Panduan Komputer melalui media sosial yang ada di bawah. Dan kunjungi Daftar Isi Blog Panduan Komputer untuk mendapat info lengkap terbaru 2017. Lalu baca pembahasan selain dari : Pengertian, Macam - Macam dan Fungsi Slot Expansi Pada Motherboard yang lebih terupdate lengkap dan free. Atau simak artikel gratis terkait dari situs web Panduan Komputer di bawah. Demikan dan sekian tentang Pengertian, Macam - Macam dan Fungsi Slot Expansi Pada Motherboard. Dan Assalamualaikum pembaca Panduan Komputer.